4Agu 2022 12:20 WITA. Miing Bagito Ungkap Alasan Gabung Partai Gelora. (liputan6.com) Terkini.id, Jakarta - Dedi Gumelar atau yang kerap dikenal dengan Miing Bagito mengungkapkan alasan memilih untuk bergabung dengan Partai Gelora. "Tentu gini, saya termasuk orang yang tidak suka terkungkung dalam feodalism secara budaya, yang menarik PartaiGelora Jabar Minta Bawaslu Jaga Kualitas Pemilu 2024; Jelang Pemilu 2024, Bawaslu KBB Usulkan Anggaran Sebesar Rp23 Miliar; Kota Bandung, Jawa Barat 40174 022-6127865 inilahkoran@ Jabar Juara. Bandung Raya. Regional. Bogor. Nasional. Sport. Ekonomi. Risalah. Gaya Hidup. VIVA- Mantan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang juga pendiri Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan siap "turun gunung" untuk membantu kampanye partai ini pada Pemilu 2024. "Saat ini sudah mulai menyentuh jaringan-jaringan yang ada di Jawa Barat. Ada dari komunitas film, lingkungan, dan komunitas seni lainnya," kata Dedi Mizwar usai menghadiri acara nonton bareng Kepengurusankita di Bali sudah lengkap di 9 kabupaten/kota, dan di 57 keca Partai Gelora Indonesia Terbentuk di 9 Kabupaten/Kota, Siap Mewarnai Kontestasi Politik di Bali - Skanaa 1 Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) berdiri pada 28 Oktober 2019 atau beberapa bulan setelah Pemilu 2019 usai digelar. Partai Gelora didirikan 99 orang dari 34 provinsi dan dideklarasikan dalam acara konsolidasi nasional di Jakarta pada 10 November 2019. Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. detikJabarMinggu, 14 Mei 2023 2243 WIB Gelora Bandung Tawarkan Bacaleg Anti Korupsi dan Peduli Lingkungan Partai Gelora Kota Bandung mendaftarkan 50 bacaleg untuk Pileg 2024. Partai besutan Anis Matta ini yakin, bisa memberi perubahan positif di Bandung. Bandung - DPW Partai Gelora Indonesia Jawa Barat mengumumkan tujuh pasangan calon kepala daerah di Jawa Barat yang didukungnya dalam Pilkada Serentak 2020. Momentum Pilkada ini, akan menjadi pijakan pertama bagi partai baru besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah DPW Partai Gelora Indonesia Jawa Barat Haris Yuliana menilai momentum pilkada ini sangat krusial untuk menuju 2024. "Paling tidak kita melihat momentuk Pilkada Serentak ini merupakan momentum yang strategis sebelum pilkada serentak lagi di beberapa tahun yang akan datang," ujar Haris dalam konferensi pers di Kota Bandung, Selasa 22/9/2020."Kami menyadarai posisi kita sebagai partai yang baru, kita terburu-buru sebagai pendukung ya, bukan pengusung. Kita memastikan bahwa proses dukungan ini bisa kita laksanakan sebelum terjadinya penetapan calon, yang terakhir kita lakukan penandantanganan kontrak politik di Kabupaten Bandung," ujar Haris. Momentum Pilkada 2020, kata Haris, sebagai bentuk konsolisasi Partai Gelora di 27 kota/kabupaten di delapan daerah yang menggelar pilkada, saat ini Gelora baru memberikan tujuh dukungannya kepada pasangan di Kabupaten Cianjur, Bandung, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Cianjur."Kota Depok masih dalam diskusi, masih dalam telaahan, kita perlu ada di Pilkada Depok ini, walau Depok kecil tapi strategis dalam pandangan perhitungan Partai Gelora. Tujuh daerah lagi kita telah menyelesaikan SK dukungan dari DPN Gelora," kata daftar pasangan balonkada yang didukung Gelora Indonesia Jawa Barat 1. Oting Zaenal Mutaqin - Wawan Setiawan Kabupaten Cianjur yang diusung Gerindra dan Demokrat2. Kurnia Agustina - Usman Sayogi Kabupaten Bandung diusung Partai Golkar dan Gerindra3. Daniel Muttaqien - Taufik Hidayat Kabupaten Indramayu diusung Partai Golkar4. Ahmad Zamakhsyari - Yusni Rinzani Kabupaten Karawang diusung Gerindra dan PKB5. Azies Rismaya Mahpud - Haris Sanjaya Kabupaten Tasikmalaya diusung Gerindra dan Demokrat6. Jeje Wiradinata - Ujang Endin Indrawan Kabupaten Pangandaran yang diusung PDIP, PAN, PKS, PPP, Gerindra dan Perindo7. Adjo Sardjono - Iman Adinugraha Kabupaten Sukabumi yang diusung Gerindra dan PANSimak video 'Mendagri Bolehkan Konser Musik di Kampanye Pilkada, Tapi Virtual'[GambasVideo 20detik] yum/ern PIKIRAN RAKYAT - Partai Gelombang Rakyat Gelora Indonesia mendaftarkan 50 bakal calon anggota legislatif bacaleg untuk DPRD Kota Bandung ke Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Bandung, Minggu 14 Mei 2023 malam. Diiringi ratusan kader dan simpatisannya, Ketua DPD Partai Gelora Kota Bandung Tekun Abdul Karim bersama Sekretaris DPD Partai Gelora Kota Bandung Boyke Hendrasah menyerahkan berkas pendaftaran yang diterima langsung Ketua KPU Kota Bandung. Tekun menjelaskan, bacalegnya itu terdiri dari 35 laki-laki dan 15 perempuan. Dia bersyukur pihaknya memiliki bacaleg yang banyak mengingat tingginya antusiasme terhadap partainya itu. "Alhamdulillah, kami memiliki kader yang ingin berkontribusi terhadap kebaikan Kota Bandung dengan mendaftar sebagai caleg," katanya. Dia memastikan, tingginya jumlah bacaleg ini diikuti dengan kualitas para calon legislatornya itu. Bahkan, Tekun mengklaim bacalegnya ini memiliki kompetensi yang baik ketika kelak menjadi wakil rakyat. Dia menjelaskan, salah satu isu yang menjadi perhatian partainya adalah lingkungan. Terlebih, dia menilai Kota Bandung kental dengan persoalan lingkungan seperti banjir hingga ancaman kekeringan. "Berbagai fenomena alam ini menjadi bukti bahwa Kota Bandung membutuhkan kepedulian dari semuanya, khususnya pemerintah dan anggota dewan yang sangat peduli terhadap lingkungan," ujarnya. Selain itu, Tekun menyebut pihaknya pun memberi perhatian yang khusus terhadap jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan adil. "Ini juga nantinya menjadi tugas utama anggota dewan dari Partai Gelora. Untuk mengawal pemerintahan agar berjalan baik, yakni bebas korupsi, pro terhadap lingkungan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat," katanya. KPU Kota Bandung Suharti berharap berbagai dokumen terkait pencalegan Partai Gelora bisa dilengkapi. "Kami akan mengecek data-data daftar bakal calon," katanya.*** SUARA BANDUNG BARAT - Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat, Haris Yuliana mengungkapkan pihaknya sengaja tidak mengerahkan massa saat melakukan pendaftaran ke KPU. Hal tersebut dilakukan karena pihaknya tidak mau menganggu jalannya aktifitas masyarakat lantaran iringan-iringan masa yang menurutnya hanyalah gimmick politik yang kurang penting. "Tidak datangkan semua para bacaleg beserta pendukungnya, takutnya ada keramaian yang tidak perlu," ungkapnya sesaat setelah mendaftarkan para bacaleg provinsi Jawa Barat di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Minggu 14/5/2023. Partai Gelora sendiri merupakan salah satu dari sederet partai baru yang turut serta berjuang pada kontestasi pemilu mendatang, meski begitu diklaim partai ini mempunyai banyak komposisi yang kuat. Baca JugaCEK FAKTA Prabowo Diusir Paksa oleh Jokowi karena Niat Buruknya Terbongkar, Benarkah? "Ada anak muda, ada ustaz, ada aktifis, seniman, jurnalis, pengusaha ada juga unsur ojol dan banyak lagi," ungkapnya. Partai yang identik dengan Fahri Hamzah ini juga disebut-sebut berkomitmen terhadap memperjuangkan ide dan gagasan sebagai salah satu cita-cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara adidaya dunia. Haris juga mengatakan bahwa khusus untuk provinsi Jawa Barat sendiri, partainya bertekad meraup 15-20 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, karenanya ia akan memastikan setiap bakal calon legislatif dari partainya memiliki jaringan hingga akar rumput. Bahkan, ia juga menegaskan jika pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup pun partainya sudah sangat siap, menurutnya sistem apapun sudah sangat dipikirkan oleh partai baru ini. "Meski partai baru, namun banyak di antara kita sudah memiliki pengalaman dengan berbagai sistem saat pemilu. Jadi, menurut kami bukan hal yang baru lagi, kami siap hadapi pemilu 2024," pungkasnya. * PENGURUS DPW Partai Gelora, Jawa Barat, bersama beberapa bakal calon anggota DPRD provinsi mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum KPU Jabar. Kedatangan mereka untuk mendaftarkan para bacaleg. Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana menyatakan pihaknya sengaja tidak banyak mengerahkan massa karena pihaknya tidak mau mengganggu ketertiban masyarakat umum yang sedang berkegiatan. "Sengaja kita tidak datangkan semua bacaleg beserta para pendukungnya, karena takut ada keramaian yang tidak perlu. Intinya, hari ini hanya mendaftarkan para bacaleg. Jadi tidak perlu ada pengerahan para kader, tidak perlu juga ada gimik-gimik," katanya, seusai mendaftar di kantor KPU Jawa Barat di Jalan Garut, Kota Bandung, Minggu 14/5. Meski terhitung partai baru, Haris mengatakan pihaknya optimis dengan komposisi para Bacaleg Jabar yang dimiliki oleh partai Gelora. Dia beralasan, latar belakang para bacaleg yang berbeda-beda menjadi alasan keyakinannya bahwa partai besutan Anis Matta ini akan dapat banyak kursi di Jabar. "Komposisi Bacaleg di Jabar ini seru, ada anak muda, ada ustaz, aktivis, seniman, jurnalis, dan pengusaha. Ada juga unsur ojol dan banyak lagi. Mereka siap memperjuangkan ide dan gagasan partai Gelora demi menjadikan Indonesia sebagai super power di dunia. Mereka semua juga mewakili para pemilihnya masing-masing," katanya Haris menegaskan para bacaleg siap bertarung habis-habisan dengan para kompetitornya dalam meraih suara. "Saya tegaskan, kami Partai Gelora siap bertarung di pemilu 2024," tegasnya. Dia menjelaskan, selama proses penjaringan bacaleg ini, Haris mengaku tidak menyangka dengan antusiasme masyarakat yang ingin menyalurkan hak politiknya sebagai bacaleg di partai Gelora. "Kaget, meski partai baru antusiasme masyarakat terhadap partai gelora cukup besar," katanya. Dalam kesempatan tersebut, Haris menegaskan bahwa Partai Gelora Jawa Barat memiliki target cukup besar, oleh karena itu, bukan tugas mudah bagi para Bacaleg ini, karena harus bisa mencuri kursi sebanyak-banyaknya. "Kita targetkan, bisa dapat antara 15-20 kursi DPRD Jawa Barat. Oleh karena itu, kita pastikan para bacaleg ini memiliki jaringan yang kuat hingga akar rumput," katanya. Haris juga mengatakan, jika nanti pemilu 2024 dilakukan dengan sistem proporsional tertutup, partai Gelora Jawa Barat sudah sangat siap. Karena bagaimana pun juga lanjut Haris, bagaimana pun kondisinya dengan sistem apapun, Partai Gelora Jabar sudah menyiapkan berbagai strategi. "Intinya mau memakai sistem apapun, kita sudah punya strategi. Kita sudah siap dengan berbagai kemungkinan sistem saat pemilu. Meski partai baru, namun banyak diantara kita sudah memiliki pengalaman dengan berbagai sistem saat pemilu. Jadi menurut kami bukan hal yang baru lagi, Kami siap hadapi pemilu 2024," katanya. Kota Bandung Sementara itu, Partai Gelora mendaftarkan 50 bakal calon anggota legislatif bacaleg untuk DPRD Kota Bandung ke Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Bandung, Minggu 14/5 malam. Ketua DPD Partai Gelora Kota Bandung Tekun Abdul Karim bersama Sekretaris DPD Partai Gelora Kota Bandung Boyke Hendrasah menyerahkan berkas pendaftaran yang diterima langsung Ketua KPU Kota Bandung. Tekun menjelaskan, bacalegnya itu terdiri dari 35 laki-laki dan 15 perempuan. Dia bersyukur pihaknya memiliki bacaleg yang banyak mengingat tingginya antusiasme terhadap partainya itu. "Alhamdulillah, kami memiliki kader yang ingin berkontribusi terhadap kebaikan Kota Bandung dengan mendaftar sebagai caleg," katanya. Dia memastikan, tingginya jumlah bacaleg ini diikuti dengan kualitas para calon legislatornya itu. Bahkan, Tekun mengklaim bacalegnya ini memiliki kompetensi yang baik ketika kelak menjadi wakil rakyat. Salah satu isu yang menjadi perhatian partainya adalah lingkungan. Pasalnya, dia menilai Kota Bandung kental dengan persoalan lingkungan seperti banjir hingga ancaman kekeringan. "Berbagai fenomena alam ini menjadi bukti bahwa Kota Bandung membutuhkan kepedulian dari semuanya, khususnya pemerintah dan anggota dewan yang sangat peduli terhadap lingkungan," ujarnya. Selain itu, Tekun menyebut pihaknya pun memberi perhatian yang khusus terhadap jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan adil. "Ini juga nantinya menjadi tugas utama anggota dewan dari Partai Gelora. Untuk mengawal pemerintahan agar berjalan baik, yakni bebas korupsi, pro terhadap lingkungan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat," tegasnya. N-2

partai gelora kota bandung